• RAKERNAS MWK PPM 2016
  • PIMPINAN STMIK MUHAMMADIYAH JAKARTA
  • WISUDA ANGKATAN IX TAHUN 2013
  • TEMU ALUMNI

Menteri Agraria & Tata Ruang sebagai Nara Sumber di acara Rakernas Majelis Wakaf & Kehartabendaan PP Muhammadiyah

Sabtu, 3 September 2016, Kampus Biru STMIKMJ. Sesuai agenda yang telah diteapkan oleh panitia Rakernas bahwa pada hari kedua di materi kedua akan di isi oleh pembicara Bapak. Sofyan Djalil (Menteri Agraria dan Tata Ruang-RI).

Bapak Sofyan Djalil tiba di kampus biru pukul 10:30 WIB dan langsung menuju ruang Sidang Utama acara Rakernas di AULA Utama STMIK Muhammadiyah Jakarta (STMIKMJ), kedatangan beliau disambut oleh jajaran pimpinan Majelis Wakaf & Kehartabendaan dan juga oleh Pimpinan STMIK Muhammadiyah Jakarta.

Dalam kesempatan penyambutan tersebut Ketua STMIK Muhammadiyah Jakarta menyempatkan untuk bercerita singkat tentang STMIK Muhammadiyah Jakarta sebagai tuan rumah acara Rakernas Majelis Wakaf & Kehartabendaan PP Muhammadiyah.


Dalam materinya pada Rakernas Majelis Wakaf & Kehartabendaan PP Muhammadiyah, Bapak Sofyan Djalil menyampaikan beberapa hal penting diantaranya:

  1. Indonesia sebagai negara terbuka merupakan modal dasar untuk maju. Ummat Islam harus memanfaatkan modal tersebut,
  2. Kebijakan-kebijakan yg dikeluarkan pemerintah orde baru dengan mengeyampingkan peran tionghoa pada sektor publik justru dimanfaatkan saudara-saudara Tionghoa fokus pada sektor bisnis,
  3. Sementara ummat Islam justru meninggalkan sektor bisnis. Sehingga kekayaan nasional dikuasai 1% keluarga indonesia. Dan yang muslim bisa dihitung. Dulu banyak pengusaha jambu bol dr muslim. Sekarang sudah susah cari jambu bol. (Cttn pribadi: kecuali di ciracas),
  4. Saatnya ummat Islam khususnya Muhammadiyah perlu mengkaji ulang peran wakaf untuk kesejahteraan ummat. Wakaf jangan dibatasi hanya pada satu sektor saja pendidikan atau kesehatan. Tetapi juga sektor-sektor lain demi kesejahteraan ummat,
  5. Ummat Islam jangan lemah dalam hal manajemen keuangan, Sehingga belum mampu bersaing dalam dunia bisnis & ekonomi,
  6. Kementerian Agraria & Tata Ruang akan menerbitkan SK bahwa Muhammadiyah sebagai lembaga sosial merupakan satu organisasi yang bisa menerima wakaf.


Apa yang di sampaikan bapak menteri merupakan sebuah peluang dan tantangan bagi Muhammadiyah di masa depan untuk bersama pemerintah melakukan hal yang terbaik bagi ummat dan negara dalam kepengurusan wakaf sehingga tujuan mulia untuk mensejahterakan ummat dapat terlaksana. (MZF/ASA)

Free business joomla templates